Lewati ke konten utama
Rizka Fauzia Ohorella
Analis QA/QC & side job seeker
Bertanya 11 bulan yang lalu

Sebagai seorang anak, pasti nggak akan pernah lepas dari keluarga dong. Terlebih orangtua. Mereka semakin menua, pasti mengalami perubahan dalam hal kondisi fisik atau yang lain. Bagaimana kalian berdamai dengan keadaan itu?

Punya pertanyaan seputar karir, bisnis, jurusan kuliah, tips merawat diri, dan problema kehidupan lainnya, Beb? Lemparkan pertanyaanmu di sini, dan mungkin pertanyaanmu akan dijawab oleh para perempuan hebat lainnya yang punya pengalaman serupa!

Kebetulan udah 2 taun ini papa aku udah meninggal, jadi tinggal mama ku sendiri. Aku 5 bersaudara dan semuanya udah berkeluarga. Sekarang mamaku tinggal bareng sama anak pertamaku, itupun tanpa paksaan dia ingin banget nemenin nenek nya. Sebagai seorang anak pastinya banyak kekhawatiran yang aku rasain. Kalau mamaku sakit aku langsung panik, langsung dateng bawa ke rumah sakit lah atau ke dokter. Seminggu atau dua minggu sekali kita selalu bergiliran untuk jengukin mama. Untungnya mama orangnya selalu ceria, jadi selalu jauh dari yang namanya stres. Yang pasti aku selalu ngingetin dia untuk selalu jaga kesehatan. Dan aku sadar bahwa dia akan terus menua, dan semoga disaat itu kita masih bisa terus membahagiakan dia. 

Jujur gue bisa dibilang hubungan gue sama orang tua agak kurang harmonis, karna keturunan darah kali ya, jadi kita tuh sekeluarga keras banget, kalau ada hal yang gak cocok atau gak sepakat pasti kita adu mulut. Tapi seiringnya waktu, ditambah juga sekarang udah jauh dari orang tua karna ngerantau dan mereka juga sekarang semakin tua. Jadi lebih hati-hati sih sebelum nyampein pendapat, kalaupun emang ada hal yang bertentangan gue bakal coba untuk nyari kata-kata yang tepat supaya ga nyakitin perasaan mereka. Ga tau apa cuma gue doang yang ngerasain, tapi semenjak gue ngerantau orang tua gue jadi lebih mau dengerin saran-saran gue sih. It's a mystery, ada yang bisa mecahin ga?

Isvi Mega Kurnia
Product Marketing Executive and Freelancer

Halo, Rizka!

Kalau aku, sebenernya nggak terlalu mikirin itu, sih. Yang penting orang tuaku sehat-sehat selalu dan aku masih bisa berkumpul dengan mereka kalau pulang ke rumah. Untuk mengantisipasi kepikunan dan penurunan kesehatan kedua orang tuaku, aku biasanya mengingatkan mereka untuk tetap olahraga dan jangan sering makan makanan yang instan atau junk food. Kebetulan orang tuaku dua-duanya gemar banget berkebun di rumah sebagai penghilang stress mereka di kantor, jadi aku selalu minta mereka untuk rajin-rajin berkebun dan makan dari hasil kebun kecil kami di rumah biar sehat terus, apalagi pastinya sayur dan buah yang ditanam tanpa pestisida. Kalaupun nanti aku harus melihat orang tuaku semakin menua dan mulai pikun, aku Insya Allah sudah siap.

Hilmi Hanifah
Freelance Writer & College Student

Tiap kali ngomongin ortu, rasanya selalu sedih meskipun alhamdulillah, kedua orang tuaku masih ada dan dalam keadaan sehat. Emang sih, aku notice beberapa hal yang berubah, terutama dari fisik yang tiap hari makin kurus. Bahkan, kayaknya, kalau gak ada anak-anaknya di rumah, mereka masak seadanya aja.

Kalau aku sih, sesibuk apapun aku, harus bisa jaga hubungan dan luangin sedikit waktu buat mereka. Trus, hasil dari kerja kerasku juga kalau bisa dibagi juga ke mereka, sebagai imbalan atas kerja keras mereka dalam membesarkanku dan di saat mereka lagi butuh atau sakit, aku berusaha bantu sebisaku. Terakhir, jangan pernah lupa untuk selalu berdoa.^^