Lewati ke konten utama
Pertanyaan
Money
Girl We Can
Moderator
Bertanya 6 bulan yang lalu

Menurut kalian, mending beli emas atau deposito?

Punya pertanyaan seputar karir, bisnis, jurusan kuliah, tips merawat diri, dan problema kehidupan lainnya, Beb? Lemparkan pertanyaanmu di sini, dan mungkin pertanyaanmu akan dijawab oleh para perempuan hebat lainnya yang punya pengalaman serupa!

Emas atau deposito? Aku sih lebih memilih emas hehe... bukan karna aku perempuan sih.  Buat aku kalau emas itu berasa lebih aman dan lebih fair karena tidak bunga berbunga hehehe. Terlebih lagi kalau emas sudah pasti bebas pajak... Selain itu emas juga memiliki nilai yang selalu meningkat dari tahun ke tahun, dan yang pasti emas ini juga mudah dicairkan (yang penting kita harus update harga emas). Jika kita berinvestasi dengan emas kualitasnya juga ga akan bergeser.

Emas  yang aku investasiin disini adalah emas batangan bukan perhiasan. Meskipun ada juga yang memang berinvestasi emas di perhiasan, sama-sama emas sih tapi harga jualnya nanti akan berbeda. Sebetulnya yang harus dipertimbangkan sebelum kita berinvestasi adalah tujuannya. Jika dalam jangka pendek atau khusus investasi untuk kebutuhan yang mendadak, emas juga bisa digunakan, tapi mungkin harga jualnya harus kita lihat apakah sedang berada di nilai yang tinggi atau justru sedang turun. Begitu juga dengan deposito, investasi dengan deposito ada jatuh temponya. Dimana pada saat kita mencairkan deposito sebelum waktunya akan ada pinalti.

Jadi untuk investasi, keduanya juga baik untuk dikombinasikan. Misalnya deposito digunakan untuk kebutuhan yang memang diperlukan dalam jangka waktu satu tahun, dan emas digunakan untuk investasi jangka panjang. Tidak ada salahnya kok kita mulai berinvestasi di keduanya. 

Kalo dari aku pribadi, pemilihan instrumen investasi itu bisa disesuaikan berdasarkan tujuan investasi kita itu apa, profil risiko dalam investasi kita seperti apa, karena masing-masing instrumen invesatasi (termasuk emas dan deposito) memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing, jadi balik lagi tujuan dan style yang cocok ke kita itu yang mana. Ulasan dikit aja tentang kelebihan dan keterbatasan dalam berinvestasi emas dan deposito, kalo menurutku:

-Kalo memang investasinya jangka panjang bisa milih Emas karena dari segi harga cukup stabil bahkan cenderung naik, apalagi kalo di keep dalam waktu yang cukup panjang. Tapi buat orang yang cari instrumen investasi yang mudah dicairkan, tentunya deposito lebih menarik dibanding emas. Deposito ngasih return yang cukup pasti dan bisa diatur andaikan mau dicairkan dalam waktu 1 bulan, 3 bulan dst. Kalo emas kan dalam waktu 1 bulan, mungkin belum terlalu banyak memberikan harga yang berbeda secara signifikan dan setau saya butuh waktu H+sekian hari buat transfer uang dari transaksi emas itu tsb apabila ingin dijual. Tp tentu untuk deposito, ada pajak yang harus dibayar dan bisa juga kena biaya pinalti kalo dicairkan tidak sesuai waktu jatuh temponya.

-Menyimpan emas (dalam hal ini logam mulia ya, bukan perhiasan) juga perlu kehati-hatian, karena berupa benda yang bisa saja hilang dan lainnya, sedangkan deposito pastinya lebih aman karena dana ada di bank serta dananya dijamin oleh LPS.

Jadi untuk berinvestasi balik lagi ke tujuan dan style apa yang cocok buat kita, baru kita memilih instrumennya. Semoga dapat membantu

Kalau aku ditanya lebih milih emas atau deposito? Aku lebih berpihak pada emas sebagai alat investasi ku. Banyak pertimbangan sih. Terutama dari segi kecepatan mendapatkan uang kembali.

Ya nggak bisa dipungkiri ya kalau ada keperluan mendadak yang mengharuskan kita untuk mengubek-ubek tabungan. Saat seperti inilah yang mengharuskan kita memilih alat investasi yang mudah untuk dicairkan dalam bentuk uang.

Karena sepengetahuanku, deposito itu punya jangka waktu tertentu baru bisa diambil. Kalau belum jatuh tempo dan kita mau ambil uang tersebut, kita bakal kena penalti alias denda. Bukannya tambah banyak uangnya malah makin berkurang lah ya.

Lain hal nya dengan investasi emas, saat ini emas batangan bukan lagi barang mewah yang hanya bisa dimiliki kalangan menengah ke atas. Banyak platform e-commerce yang menyediakan pembelian emas dalam jumlah paling sedikit 0,5 gram. Dan bahkan bisa melakukan pembelian emas dengan cara dicicil atau nabung emas istilahnya.

Aku nggak pengen bicara tentang hukum nabung emas secara islam, tapi dengan adanya nabung emas tuh meringankan kita untuk belajar berinvestasi. Pembelian emas secara online pun semakin memudahkan seseorang untuk melakukan transaksi.

Menurut kalian, mending beli emas atau deposito?

Pembelian emas dengan online juga mengurangi tingkat kejahatan orang yang melihat kita bertransaksi. Selain itu, kita juga bisa merahasiakan jumlah emas yg kita miliki. Jadi, bagiku lebih mudah nyaman investasi dalam bentuk emas daripada deposito.

Iya sih beb, milenial sering dianggap sebagai generasi yang senang menghambur-hamburkan uang. Pepatah You only live once alias YOLO banyak dijadikan pembenaran untuk menghambur-hamburkan uang, sehingga banyak dari milenial yang hidup bulan ke bulan tanpa aset. Padahal penting banget punya tabungan berjalan alias investasi kan? Kita ga pernah tau apa yg bakal terjadi ke depannya, jadi ya emang harus punya persiapan.

Nah kalau soal invest, yang paling gampang ya emang emas dan deposit. Nah ini sebenernya juga dalam memilihnya harus disesuaikan dengan tujuan dan kemampuan kita.

Perencana Keuangan Oneshieldt Agustina Fitria berkata, "Tetapi emas juga bisa, tapi pada saat kita menjual, belum tentu harga emas itu akan lebih tinggi daripada waktu kita beli. Maka dari itu memang kita bisa mixing, jadi persiapan dengan jangka pendek dengan deposito, lalu atur untuk menjaga inflasi tadi dengan emas. Jadi boleh dua-duanya saling mengkombinasikan," 


Menurut Fitria, emas lebih likuid daripada deposito namun potensi harganya bisa lebih rendah dari saat dibeli. Sedangkan deposito, kalau kita butuh cair sewaktu-waktu itu ada jatuh temponya. Kalau kita ambil sebelum jatuh tempo, akan ada pinalti atau bunga berjalan tidak dibayar.

Nah berdasarkan pertimbangan itu, harus dilihat tujuannya aja kak. Kalau emang buat jangka panjang, ya lebih baik invest emas aja, tapi kalau dalam jangka pendek dan ga punya cukup uang buat dana darurat, deposit jangka pendek bisa jadi pilihan.
 

Emas dan deposito itu jadi pilihan banget untuk yang pemula dalam berinvestasi ya. Karena resikonya nggak sebesar saham dan lebih mudah juga untuk pemula. Kalau disuruh milih aku bingung sih jujur aja wkwkw 

Menurutku agak susah sih soalnya kedua instrumen itu punya plus minusnya sendiri. Kita bisa lihat kelebihan dan kekurangan kedua instrumen investasi tersebut dari sisi likuiditas. Emas lebih likuid daripada deposito tapi potensi harga bisa lebih rendah daripada saat dibeli. 

Kalau punya tujuan keuangan jangka pendek dibawah satu tahun mungkin bisa pakai deposito ya soalnya kan kita bisa kita atur waktunya untuk cair. Emas juga bisa sih tapi ya itu tadi bisa jadi belum tentu harga pas klita jual lebih tinggi.  Tapi deposito kalau kita mau ambil sewaktu-waktu kan gak bisa karena ada jatuh temponya. Kalau diambil sebelum jatuh tempo nanti kita bisa kena pinalti. 

Aku pernah baca di salah satu artikel ada baiknya kalau kita mixing kedua instrumen tadi. jadi persiapan jangka pendek dengan deposito terus untuk menjaga inflasi tadi dengan emas. jadi ya di kombinasikan aja daripada bingung gitu. Toh menurutku nggak papa juga kok kalau beli dua-duanya karena memang kan semua instrumen investasi itu ada kelebihan dan kekurangannya. Nggak ada instrumen investasi yang sempurna.  Tinggal kita sesuaikan aja sama tujuan kita berinvestasi. 

Halo,

Kalau menurut aku sih, setiap investasi itu punya kemudahan masing-masing. Misalnya saja, kalau kamu pilih deposito dia akan lebih aman dan keuntungannya sudah pasti ada tiap waktu. Kamu cuma perlu nentuin aja waktunya mau yang 1 bulan, 3 bulan atau yang jangka panjang seperti 6 bulan. Ada juga beberapa bank yang mematok nilai deposito rendah, misalnya mulai dari 1 jutaan jadi gak harus puluhan juta.

Sedangkan emas juga punya kemudahannya sendiri. Tapi emas yang dimaksud yang batangan ya. Soalnya kalau emas berupa perhiasan pasti dia ada penyusutan nilai jadi menyesuaikan juga sama harganya. Kalau mau investasi mending pakai yang emas batangan daripada yang bentuknya perhiasan.

Credit foto: beritauang
Credit foto: beritauang

Gak cuma itu, kalau niat kamu melakukan investasi untuk menabung ya pastinya lebih baik deposito. Tapi kalau niatnya pengen buat jaga-jaga saat butuh dana mendadak yang dibutuhkan, memang emas bisa jadi pilihan. Nah yang emas ini udah pernah aku jalanin.

Saranku sih akan lebih baik kalau kamu lakuin dua investasi itu beriringan. Jadi dapat keuntungannya dobel. Kalau butuh dana mendadak tinggal jual si emas dan tabungan pun masih aman di dalam bank berupa deposito untuk ke depannya.

Semua investasi itu baik, tergantung motif kamu dalam berinvestasi, tujuannya untuk apa. Sebelum investasi pun kamu juga harus tahu risiko yang mungkin akan terjadi. Sebenarnya investasi itu kan ditujukan untuk menabung jangka panjang, ya gak sih?

Ainun Fatmawati
Owner AyMsGlow dan Freelancer aktif

kalau menurutku sih aku lebih suka emas..  Selain karna suka dengan wujudnya emas juga sangat cocok untuk investasi. Tahukah bebs kalau emas itu selalu memiliki nilai jual yang terus meningkat, terlebih lagi emas tua yang sudah bertahun2.

Bahkan bebs untuk investasi emas ini terbebas dari bunga  dan dari bahaya inflasi sehingga bebs akan merasa jauh lebih aman. Kabar baiknya, investasi emas saat ini bisa dimulai dari proses menabung emas di bank, bebs akan menabung emas yang nantinya bisa bebs tukar dengan beberapa macam hadiah jika sudah mencapai target. seperti umroh, rumah, mobil, dan banyak lagi.

Sedangkan untuk deposito, bebs harus mengeluarkan sejumlah uang dan membiarkannya di dalam bank dan bebs tidak boleh mengambilnya dalam kurun waktu yang cukup lama. Jadi bebs tidak bisa mengambilnya sewaktu2, harus menunggu sampai tibalah waktu yang sudah ditetapkan. 
 


 

Isvi Mega Kurnia
Product Marketing Executive and Freelancer

Kalau aku lebih pilih emas sih, hehe. Simple, karena minimal invest yang lebih rendah dan masih bisa dijual ketika kelak membutuhkan. Kalau deposito, ada minimal investnya dan sulit untuk dicairkan.

Hi GWC,

Kalau menurut aku emas dan deposito sama pentingnya, tergantung gunainnya buat apa.

Kalau sebagai cewe butuh juga sih punya emas, emas perhiasan ya. Kalau untuk emas batangan untuk investasi sih boleh juga punya. Karena harga emas kadang naik contohnya pas kayak masa pandemik covid-19 ini harga emas naik. Jadi kalau punya juga boleh aja menurut aku.

Kalau untuk deposito juga lumayan menguntungkan untuk investasi. Semakin banyak uang yg di deposito semakin banyak juga bunga deposito yang di dapat. 

Karena dikantor dulu aku ngurusin deposito kantor, tiap bulan ngeliatin bunganya ya lumayan banget gitu. Ayo nabung supaya bisa buka deposito biar dapet bunga deposito yang banyak.