Lewati ke konten utama
Pertanyaan
Money
Rizka Fauzia Ohorella
Analis QA/QC & side job seeker
Bertanya 2 tahun yang lalu

Bebs, kalian punya dana darurat gak sih? Tiap bulan kalian nyisihin berapa buat dana darurat?

Punya pertanyaan seputar karir, bisnis, jurusan kuliah, tips merawat diri, dan problema kehidupan lainnya, Beb? Lemparkan pertanyaanmu di sini, dan mungkin pertanyaanmu akan dijawab oleh para perempuan hebat lainnya yang punya pengalaman serupa!

hi bebs,

aku sendiri punya dana darurat, biasanya aku sisihin 5-10% dari pendapatan tiap bulan.

alhamdulillah kekumpul lah, bisa dipakai untuk biaya hidup selama 3 bulan.

 

Menurut CEO Coastal Wealth, Jeremy Straub, akan lebih baik menyisihkan setidaknya 5 persen hingga 10 persen gaji hingga tabungan Anda bisa untuk membiayai 3-6 bulan pengeluaran. Straub menyarankan membagi dana darurat dalam tiga bagian. Pertama dana untuk 1-2 bulan ke dalam cek. Kedua, dana untuk 2-6 bulan ke dalam rekening tabungan. Dan ketiga, dana untuk 6 hingga 12 bulan dalam deposito

Tapi ngga perlu dipaksa harus 5-10%, bisa dicoba dulu dari 5%, disesuaikan dengan kemampuan dan penghasilan :))

 

Jelas ada beb dana darurat tuh, aku biasanya nentuin jumlah dana darurat yang harus aku punya dulu sih berapa, sisanya buat mencapai target dana darurat itu aku biasa alokasiin sekitar 10% rutin dari pendapatan setiap bulan sampai mencapai nominal tertentu.

Kalo nantinya dana darurat aku udah ke kumpul, ya biasanya porsi tiap bulannya udah ga aku masukin ke situ lagi, paling aku investasiin ke yang sifatnya mudah dicairin kayak deposito,dan ambil jangka waktu yang paling rendah aja kayak 1 bulan, perpanjang sebulan lagi, biar kalo ada kebutuhan mendesak lainnya, selain dari dana darurat yang udah ke kumpul, bisa ambil dari deposito yang sifatnya mudah cair. Dan lumayan juga bisa dapat return setiap bulannya.

Isvi Mega Kurnia
Product Marketing Executive and Freelancer

Adaaaa!

Setiap bulan, aku selalu berusaha untuk menyisakan minimal 10-20% dari total penghasilanku untuk dana darurat di bulan itu. Kalau nggak habis, dana daruratnya akan ku pindahkan ke pos untuk tabungan, lalu kembali menyisihkan 10-20% dana darurat dari total penghasilanku di bulan berikutnya.

Menurutku dana darurat ini penting, karena kita nggak akan pernah tahu apa yang akan terjadi hari ini, besok, lusa, minggu depan, atau bulan depan. Kalau ada pengeluaran mendadak dalam jumlah yang besar, seenggaknya kita bisa siap-siap dulu mengatasinya dengan adanya dana darurat ini. Kalaupun sisa, masih bisa ditabung untuk kelak dijadikan dana darurat juga semisal ada hal lain yang mendesak suatu hari.

Punya dong beb, ini sih wajib banget ya karna kita ga pernah tau kedepannya apa yang bakal terjadi sama kita. Aku selalu sisihin 25% dari gaji aku buat dana darurat dan aku anggap itu sebagai uang hilang aja, seandainya pun ketika darurat aku harus menggunakan uang itu aku bakal anggap itu seperti hutang, jadi kalau aku udah punya uang lagi aku bakal isi lagi dana darurat aku sesuai yang aku pake sebelumnya. Kecuali ya kalau emang dananya aku pake buat hal yang sangat-sangat darurat dengan nominal yang cukup gede, aku pasti akan pakai dana darurat itu tapi bakal ngeganti dengan aku cicil dari penghasilan perbulan.

Hilmi Hanifah
Freelance Writer & College Student

Aku punya sih beb soalnya buat aku yang suka boros dan masih belajar mengatur keuangan, dana darurat tuh penting banget kalau misalkan ada urusan urgent biar keuangan utama gak terganggu dan tiap bulan, aku suka nyisihin sekitar 20% dari gaji aku sama kalau di akhir bulan, ada sisa uang, biasanya langsung aku tambahin semuanya ke dana darurat.

Ajenk Rama
Content Writer & Author Books

Hai, bebs.. 

Punya dongs, beb. Kalau aku sendiri, dulu pas masih kantoran nyisihin hampir 20-35% dari penghasilan dan pake rekening terpisah. Cuma sekarang, aku nyisihin minimal 10-15% dari pemasukan saat ini. Kalau lagi nggak pengin apa2, malah hampir semuanya aku jadiin dana darurat sisanya baru aku pake buat kebutuhan sehari-hari gitu.

Kalau saat ini aku ada di angka 30-40 persen setiap bulannya, beb. Tapi gak tahu bertahan sampai berapa lama, hehe. Pernah juga cuman 5 persen dari penghasilan. Tergantung ada kebutuhan dadakan atau engga.