“Hampa banget rasanya…

 Hai, bebs… Sebelumnya, aku nggak pernah kepikiran buat menjadi seorang pekerja lepas. Dulu, sebagai pekerja kantoran, aku terbiasa ditemani oleh sekelompok orang yang mendukung kala tekanan kerjaan datang. Tapi, semua itu berubah saat aku menjalani rutinitas sebagai pekerja lepas. 

Mulanya, aku menganggap profesi pekerja lepas terasa menyenangkan. Jam kerja yang bebas, pakaian yang seadanya, hingga ongkos yang nggak perlu dikeluarkan jadi segudang manfaat yang begitu menggiurkan mata. Tapi, pas udah ‘nyemplung’ di dalamnya, aku mulai mengalami perasaan sepi dan sendirian yang menyergap di sela-sela jam istirahat.

Ini menjadi tantangan berat buat aku mengakali rasa sepi tersebut biar nggak mengganggu kesehatan mental. Jadi, aku mulai dari merencanakan jadwal harian secara teratur layaknya mau ke kantor seperti mandi, sarapan, sampai bersiap membuka laptop buat kerja. Jadwal ini aku buat biar nggak selalu berkutat dengan laptop dan lupa akan lingkungan sosial yang perlu aku sapa.

Selain itu, aku juga berusaha tetap terhubung dengan teman dekat melalui bertatap muka atau video call. Terkadang, aku juga jalan-jalan sore sekitar rumah. Bersenda gurau dengan tetangga atau anak-anak kecil yang lewat membuat rasa sepi yang muncul lenyap seketika.

Bergabung di grup sosial seperti Whatsapp turut membantu mengusir rasa sepi. Di sana, aku mendapatkan banyak manfaat mulai dari lowongan kerja, artikel-artikel bermanfaat, dan paling asyik itu ketemu sama teman-teman yang punya hobi atau pekerjaan yang sama, yakni pekerja lepas. Jadi, makin seru dan nggak terasa sendiri pas ngerjain kerjaan di rumah.

Kerja di luar rumah seperti di kafe, coworking space, atau perpustakaan itu memang cocok buat ngakalin rasa sepi, deh. Melihat lalu-lalang orang di jalan justru membangkitkan suasana hati dari kelam menjadi cerah ceria. Satu-dua kali seminggu ganti suasana, bolehlah tapi jangan keseringan juga, ntar dompet makin tipis.

Kini, aku nggak lagi khawatir saat rasa sepi itu datang. Hal-hal sederhana ini mungkin terlihat sepele tapi, dampak yang diberikan ke aku buat ngatasin rasa sepi sungguh luar biasa. 

 

-ditulis oleh Ajeng Winarti 🍟