Di manapun kita bekerja akan selalu ada yang namanya konflik dan drama. Namanya juga berinteraksi sama berbagai karakter rekan kerja. Pasti bakalan ada yang cocok dan enggak, kan? Kalau masih bersifat wajar dan gak mengganggu produktivitas, sebenarnya konflik di tempat kerja bisa dianggap sebagai latihan pendewasaan diri. Tapi kalau sudah terlalu berlarut-larut dan mengganggu kenyamanan saat bekerja? Mungkin sudah saatnya mengambil langkah-langkah tegas di bawah ini.

Kenali dulu akar masalahnya, supaya nggak terus-menerus berulang

Perbedaan pendapat, persaingan, sampai toxic people hanya beberapa faktor yang bisa menyebabkan sebuah konflik di tempat kerja. Selama itu semua gak menghambat kinerja, tentu kita bisa tetap santai memberikan performa terbaik buat perusahaan. Beda halnya ketika masalah yang terjadi cuman di situ-situ saja. Tentu ini bikin mental lelah dan bahkan kepikiran buat resign. Jangan dulu menyerah. Biar gak terulang terus, coba ajak teman-teman di kantor buat mencari tahu akar masalahnya dulu. Siapa tahu kalian bisa menemukan win-win solutionnya di artikel ini.

Walau sudah sering terjadi, bukan berarti harus dihindari. Saatnya kamu jadi problem solver.

Menghadapi konflik yang sama dan terus berulang di tempat kerja memang bikin malas dan gak semangat berangkat ke kantor. Tapi mau sampai kapan kita berdiam diri? Kalau dibiarkan berlarut-larut, bisa-bisa kita terus terjebak di situasi kerja yang gak kondusif. Mana bisa produktif kan, kalau begini? Daripada dihindari, mending bersikap berani untuk menghadapi masalah yang ada. Ingat, problem yang dibiarkan begitu saja gak akan selesai dengan sendirinya, lho. Sudah saatnya kamu ambil bagian jadi problem solver dengan melakukan beberapa sikap ini

Sudah berusaha dihadapi, tapi tetap tak kunjung selesai? Artinya kamu perlu atasi dengan cara ini.

Masih belum berhasil juga? Mungkin memang konflik yang ada gak cukup ditangani oleh dirimu sendiri. Bisa jadi masalah tersebut terlalu besar dan butuh pemikiran dari beberapa orang untuk mendapatkan solusinya. Jadi jangan menyerah dulu, ya. Ingat bagaimanapun kamu telah berhasil menguraikan masalah yang ada meski belum tuntas sepenuhnya. Mungkin solusi yang kamu cari tinggal sedikit lagi, nih. Gak ada salahnya lho, mencoba beberapa cara pamungkas mengatasi konflik di kantor yang disebutkan di sini

.